Pages

Senin, 18 November 2013

Mencegah Obesitas pada Bayi

Bayi yang montok dengan pipi yang tembem seringkali dianggap lucu oleh orang tua. Namun, tidak semua bayi yang montok dengan pipi yang menggemaskan itu berarti sehat. Jika berat badannya terus bertambah, bayi tersebut bisa saja mengalami obesitas.
Bayi obesitas memang telah menjadi epidemi yang merajalela di dunia. Bahaya obesitas pada janin yang perempuan kandung merupakan bahaya yang tidak bisa dipandang remeh karena obesitas pada bayi dapat memicu berbagai masalah kesehatan termasuk diabetes tipe dua dan penyakit jantung.
Terlebih lagi, bayi obesitas di dalam rahim berisiko lebih besar mengalami kelebihan berat badan saat dewasa daripada bayi dengan berat yang normal. Berikut ini adalah tips mencegah obesitas pada bayi yang dapat Anda terapkan.
Menjaga Berat Badan Selama Hamil
Untuk memastikan bahwa Anda tidak melahirkan bayi obesitas, timbanglah berat badan Anda secara teratur selama kehamilan. Jaga agar kenaikan berat badan Anda sesuai dengan yang disarankan oleh dokter dan tidak berlebihan.
Agar lebih sehat, Anda juga bisa melakukan diet sehat dan olahraga ringan seperti jalan-jalan pagi atau sore selama masa kehamilan. Ibu yang obesitas memperbesar resiko bayi yang dilahirkannyapun obesitas juga.
Memberi ASI
Semahal dan semenjanjikan apa pun susu yang Anda pilih, ASI tetaplah menjadi juaranya. Ternyata selain lebih sehat, ASI terbukti dapat menurunkan risiko atau kemungkinan obesitas pada bayi Anda.
Ingatlah bahwa segala sesuatu yang sifatnya alami akan selalu berdampak lebih baik bagi kesehatan karenanya, jaga agar ASI Anda tetap keluar dengan jumlah yang cukup selama anak masih dalam masa menyusu.
Makanlah makanan yang bergizi tinggi agar ASI yang dihasilkan berkualitas baik. Jika Anda tidak menghasilkan banyak ASI padahal Anda sudah makan makanan bergizi, suplemen untuk meningkatkan jumlah ASI juga boleh Anda konsumsi. Namun sebaiknya, berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter Anda.
Bayi yang Tak Suka ASI
Meski jumlahnya tak banyak, beberapa bayi merasa tidak suka minum ASI. Dalam kasus tersebut, Anda bisa menjaga berat badannya dengan mengontrol porsi susu formula yang Anda berikan.
Jangan biarkan bayi Anda minum susu formula secara berlebihan! Kadang rasa sayang membuat kita jadi buta dan malah membahayakan kesehatan mereka sendiri. Anda harus tegas menghentikannya ketika bayi Anda minum susu secara tidak terkontrol. Ini semua demi kesehatan bayi Anda agar tidak menjadi bayi obesitas.
Beri Makan Sebelum Diminta
Kadang beberapa ibu harus menunggu sampai bayi menangis menjerit-jerit karena lapar untuk member makan atau susu. Solusi terbaik untuk menghindari obesitas adalah dengan mengatur jadwal makan atau minum susu bayi.
Berilah bayi Anda makan secara teratur. Mengontrol nafsu makan bayi menjadi cara terbaik untuk mengatasi obesitas. Ini tentu bukan masalah yang sepele karena obesitas memiliki banyak efek buruk terhadap kesehatan bayi Anda.
Yah, lebih baik mencegah bayi obesitas daripada kelak bayi Anda mengalami penyakit serius bukan?
Tidur dan Istirahat yang Cukup
Perhatikan bayi Anda agar memiliki jam tidur yang cukup. Sebagian dari Anda mungkin berpikir bahwa tidur terlalu banyak dapat meningkatkan risiko obesitas pada bayi, tetapi ternyata riset membuktikan bahwa tidak cukup tidur malah dapat meningkatkan risiko obesitas.
Kurang tidur dan istirahat dapat mengganggu metabolisme dan membuat bayi lebih mudah lapar karena itu, ciptakanlah suasana tenang ketika jam tidur bagi bayi Anda.
- See more at: http://www.perempuan.com/read/mencegah-obesitas-pada-bayi#sthash.fj7fvS02.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar