Pages

Senin, 18 November 2013

Ciri-Ciri Perusahaan Bangkrut

Setiap perusahaan pasti pernah mengalami pasang surut dalam setiap aktivitasnya. Hal ini disebabkan oleh ketidakstabilan dunia pasar. Seringkali, selera pasar berubah dengan sangat drastis dalam waktu yang sangat singkat. Hal inilah yang membuat banyak perusahaan kelimpungan.
Apabila perusahaan dapat bertahan, dapat dipastikan bahwa perusahaan tersebut merupakan tipe perusahaan yang memiliki basis keuangan yang kuat. Namun, apabila perusahaan tersebut tidak mampu bertahan, dapat dikatakan bahwa perusahaan bangkrut.

Perusahaan bangkrut? Perusahaan bangkrut adalah suatu kondisi di mana pihak perusahaan tidak mampu membayar pinjaman yang telah diberikan. Kebangkrutan tidak hanya memiliki efek yang buruk bagi pengusaha, namun juga bagi para pegawai yang menjadi bawahannya.
Akan terjadi banyak PHK yang dilakukan, sehingga akan menambah jumlah pengangguran. Jika Anda tidak ingin di PHK, Anda harus tahu tentang gejala gejala perusahaan yang dilanda kebangkrutan.

Hal itu akan menjadi alat untuk berjaga-jaga bagi Anda. Jika dirasa perusahaan Anda mengalami kebangkrutan, Anda akan segera keluar dari pekerjaan tersebut dan mencari pekerjaan di perusahaan lainnya.

Berikut merupakan tanda-tanda perusahaan bangkrut, diantaranya:

Pengumuman Tentang Keadaan Perusahaan
Biasanya dalam suatu perusahaan, terdapat pengumuman pengumuman yang memberitahukan bahwa perusahaan tersebut sedang mengalami kesulitan. Namun, hal itu tidak berlaku bagi setiap perusahaan.
Peusahaan besar tidak pernah memberitahukan keadaan sulit yang sedang mereka alami karena hal itu akan mempengaruhi reputasi mereka sebagai perusahaan yang terkenal. Namun, kita dapat melihat gejala gejala tersebut dari laporan keuangannya.

Laporan keuangan yang sedang mengalami kesulitan cenderung pesimis. Selain itu, perusahaan besar yang mengalami kesulitan cenderung mempunyai saham yang anjlok harganya. Kabar di media massa tentang perusahaan juga bisa menjadi acuan tentang keadaan sebenarnya suatu perusahaan.

Perusahaan Menyewa Jasa Konsultan
Jika perusahaan yang sedang Anda tempati menyewa jasa konsultan, Anda sebaiknya berhati hati. Hal itu karena ada kemungkinan perusahaan yang Anda tempati sedang mengalami masa-masa sulit yang mengarah pada perusahaan bangkrut. Konsultan di sini berfungsi sebagai penyelamat suatu perusahaan yang akan dilanda kebangkrutan.
Konsultan akan memberikan strategi dan prosedur agar perusahaan kembali bekerja dengan efektif. Biasanya, konsultan akan berputar di seluruh kantor untuk menanyai para pegawai tentang apa saja yang mereka lakukan selama kerja. Jika hal itu terjadi, dapat dipastikan perusahaan sedang mengalami kesulitan.

Restrukturisasi Besar-besaran
Restrukturisasi merupakan salah satu tanda yang menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami kegalauan tentang masa depannya. Restrukturisasi ini bisa dilihat dari pergantian manajer.
Jika Anda melihat banyak sekali manajer yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya, maka Anda dapat memastikan bahwa perusahaan sedang mengalami kesulitan. Lebih parahnya lagi adalah ketika restrukturisasi tersebut dilakukan secara berulang ulang.

Dibeli Perusahaan Lain
Umumnya, perusahaan besar membeli perusahaan lain yang sudah memiliki seperangkat komponen pendukung perusahaan, seperti HRD, Teknologi, dan administrasi. Jika suatu perusahaan membeli perusahaan lain, maka perusahaan tersebut akan memangkas seluruh biaya produksi.

Hal ini bertujuan untuk mengimbangi neraca antara penjualan dengan pembelian. Biasanya, pembelian perusahaan kecil yang dilakukan oleh perusahaan besar tidak bertujuan untuk membesarkan perusahaan kecil tersebut, namun hanya untuk memangkas kompetisi. 
Jadi, perusahaan kecil yang dibeli biasanya perusahaan yang dianggap sebagai saingan dari perusahaan besar tersebut. Jika Anda bekerja di perusahaan kecil, dan suatu saat perusahaan Anda dibeli oleh perusahaan besar, Anda lebih baik segera resign
- See more at: http://www.perempuan.com/read/ciri-ciri-perusahaan-bangkrut-#sthash.uhiIHQ1O.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar