Pages

Kamis, 04 April 2013

Sejarah Keju



Keju adalah makanan kuno yang sudah diproduksi sejak zaman prasejarah walaupun tidak ada bukti pasti kapan pembuatan keju pertama kali dilakukan.[1] Masyarakat prasejarah mulai meninggalkan gaya hidup nomaden dan beralih menjadi beternak kambing, domba maupun sapi.[1] Dengan beternak, masyarakat mulai mengenal susu dan kegunaannya.[1] Persediaan susu pun jadi meningkat sehingga orang-orang mulai menyimpannya dalam bejana tanah liat ataupun kayu.[1] Karena kebersihan yang kurang, terkena sinar matahari secara langsung atau terkena panas dari api maka susu dalam bejana tersebut menjadi asam dan kental.[1] Setelah dicoba ternyata susu tersebut masih dapat dimakan.[1] Itulah pertama kalinya manusia menemukan keju krim asam (sour cream cheese).[1]
Keju krim manis (sweet cream cheese) juga ditemukan secara kebetulan.[1] Ada dua legenda yang menceritakan bagaimana manusia menemukan tipe keju ini.[1] Yang pertama menceritakan bahwa ada beberapa pemburu yang membunuh seekor anak sapi.[1] Mereka membuka perut sapi tersebut dan menemukan sesuatu berwarna putih yang ternyata memiliki rasa yang enak.[1] Karena adanya suatu enzim yang bernama rennet di dalam perut sapi, maka susunya pun menjadi kental sehingga menjadi apa yang kita sebut keju saat ini.[1]
Cerita lainnya mengatakan bahwa keju ditemukan pertama kali di Timur Tengah oleh seorang pengembara dari Arab.[2] Pengembara tersebut melakukan perjalanan di padang gurun dengan kudanya.[2] Ia membawa susu di pelananya untuk menghilangkan dahaganya.[2] Setelah beberapa lama, ia pun berhenti untuk meminum susu yang dibawanya.[2] Ternyata, susu tersebut telah berubah menjadi air yang pucat dan gumpalan-gumpalan putih.[2] Hal ini disebabkan pelana yang digunakan untuk menyimpan susu terbuat dari perut binatang (sapi, kambing ataupun domba) yang mengandung rennet.[2] Kombinasi dari rennet, cuaca yang panas dan guncangan-guncangan ketika mengendarai kuda telah mengubah susu pengembara tersebut menjadi keju.[2] Setelah itulah, orang-orang mulai menggunakan enzim dari perut binatang untuk membuat keju.[2]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar